Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 September 2010

Puisi Cinta Seorang Dokter

Mataku berakomodasi tak percaya...
Benarkah yang tertangkap oleh nervi opticiku??
Dalam smsmu..
Katamu, akulah nukleus kehidupanmu..
Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP..
Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin..
Sadarkah aku??
Kau berhasil membuatku mengalami hipertensi fisiologis dan tachycardi
Perintahkan membrana tympani mu mendengar seluruh discuss vertebralis ku berkata...
"Setiap cardiac outputku membutuhkan pacemaker darimu. Setiap detail gerakan glossusmu merangsang saraf simpatisku."
Ucapan 'selamat malam'mu laksana diazepam..
Ucapan 'jangan menangis,sayang'mu bagaikan valium bagiku...
Dan ketika kau pergi, terasa bagaikan imunosupresi untukku..
Apa yang terjadi padaku??
Cinta kau bilang??
Tak pernah ku dengar Dorland mengucapkannya..
Di jurnal mana aku bisa memperoleh Randomised Control Trial dengan Double Blind tentangnya??
Diagnosa aku..
Infus au dengan cairan elektrolit,'aku milikmu'
Dan kita akan mengaktivasi seluruh sistem organ kita bersama-sama..
sampai brain stem memisahkan kita

Sabtu, 24 Oktober 2009

Malaikat Kesepian

tiap desahan nafasku adalah nafasMu.
dan jiwaku adalah jiwaMu yang kupinjam sejenak.
tapi aku lupa.
lupa akan karunia yang Kau berikan.
aku egois.
terlalu sibuk dengan duniaku sendiri.
"Surat Terakhir Untuk Tuhan" menegurku.
hampir sama dengan sahabatku.
tapi lebih tragis dari itu.
beri aku sedikit waktu untuk memahami dan mengerti.
biarkan bidadari bidadari menemaninya sejenak.
Aku tau,
dialah malaikat kesepian.

Bunyi

Diam, dan itu aku
Bukan mauku
namun Tuhan sepertinya ingin begitu
Segenggam rasa yang tak pernah bisa kurangkai dengan kata
dan ketika kubicara
kau tak jua mengerti
Apakah teriakanku tak cukup bergema?
Seperti bunyi yang merambat di hampa udara
Meski bumi t'lah berevolusi selama Pluto
kau masih anggapku begitu
Selalu
diamku bukanlah diam emas
Seperti dirimu yang anggapku tak punya hati
kata "maaf" tak pernah cukup bagimu
Padahal statistika tak lagi mampu menghitung beribu maafku
Rupanya terlalu banyak empedu
menutup mata hatimu
Sampai ruang itu takkan terbuka bagiku
Biar semua begitu
Jika memang maumu
Kan tetap kutunggu di ujung pelangi

Kamis, 07 Mei 2009

Poetry: To friends at the end of the rainbow


If it was never there
Perhaps there would be no cuts among us
If only he was not that I want
Maybe rainbow smile still on me
sorry, rainbow...
I have makes you one by cloud cover
gray and makes you lose your beauty
But now all passed away without any edge
Not what you do not receive my apologize
Not what you do not show your smartness
Origin of string you want to receive my apologize
and be my friend again